Kebun Raya Bedugul Dan Sejarahnya

Kebun Raya Eka Karya atau yang lebih terkenal dengan nama Kebun Raya Bedugul merupakan salah satu objek wisata yang terdapat di Kawasan Wisata Bedugul. Kebun raya ini memiliki dua fungsi yaitu sebagai lembaga konsevasi tumbuhan dan sebagai obyek rekreasi. Selain aktifitas melihat koleksi tanaman, santai bersama keluarga, anda juga bisa mengikuti aktifitas outbound yang dikelola oleh pihak swasta, namanya Bali TreeTop Adventure.

Obyek wisata ini umumnya ramai pada musim liburan, seperti liburan sekolah, lebaran, natal dan tahun baru, jadi kawasan wisata bedugul akan sedikit macet, karena banyaknya bus-bus pariwisata dari luar Bali dan tentunya banyak mobil pribadi yang mau berlibur di Bedugul.

Kebun Raya Bedugul memiliki areal taman dan hutan lindung dengan luas sekitar 157,5 hektar dengan koleksi tanaman yang mencapai kira-kira 16.000 tanaman yang terdiri dari 1.500 jenis, 320 marga, dan 155 suku tumbuhan. Dapat dibagi menjadi beberapa kelompok baik itu tanaman untuk dilindungi maupun tanaman liar yang merupakan tanaman hias, tanaman buah, tanaman obat, tanaman untuk bahan-bahan upacara, dsb.

Terdapat juga taman anggrek / orchid park dengan berbagai koleksinya, seperti Anggrek Kalajengking (arachnis flos-aeris), Anggrek Tanah (spathologlottis plicata) dan jenis anggrek Epindrum Radicans dari Amerika Utara dan Amerika Selatan, serta terdapat juga koleksi bunga Anggrek Hitam (coelogyne pandurata) yang terkenal dan hanya bisa dilihat bunganya antara bulan Juli-Agustus. Selain tumbuhan, Kebun Raya Eka Karya juga menjadi habitat beberapa jenis burung, antara lain, Tekukur,  Kucica Batu, Bondol Jawa, Sriganti, Walet Sapi,  Kepodang, burung Isap Madu Australia dan masih banyak yang lainnya.

Sejarah Kebun Raya Eka Karya

Pada tahun 1958 pejabat senior di Bali meminta  Pusat Penelitian Biologi dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, untuk mempertimbangkan mendirikan sebuah taman botani yang memiliki peran ganda sebagai lembaga penelitian dan taman rekreasi. Direktur LIPI saat itu, Prof Dr Kusnoto Setiodiwiryo, memilih lokasi seluas 50 Ha berupa lahan yang dihutankan kembali yang digagas oleh Departemen Kehutanan di pusat dataran tinggi Bali yaitu Bedugul.

Pada 15 Juli 1959 di Bali Botanical Garden secara resmi didirikan di lereng Bukit Tapak, Desa Candikuning  dengan ketinggian 1250-1400 mdpl. Bali Botanical Garden kemudian disebut sebagai Kebun Raya “Eka Karya” Bali. Arti Eka Karya mengacu pada Kebun Raya pertama yang dibuat sepenuhnya oleh orang Indonesia setelah kemerdekaan Indonesia.

Bali Botanical Garden pada awalnya didirikan sebagai kumpulan spesies konifer (non-tumbuhan berbunga, atau gymnosperma) dari seluruh dunia, dan sebagai tempat rekreasi. Hal itu juga dilengkapi untuk kegiatan ilmiah, budaya dan teknis.

Pengembangan berhenti sekitar tahun 1965 karena ketidak-amanan pada periode itu. Pada tahun 1970 taman mulai secara bertahap direhabilitasi. Pada 30 April 1975 restorasi itu selesai dan luas taman ini meningkat menjadi 129,2 Ha dan fungsi diperluas dari koleksi tumbuhan konifer dan memasukkan konservasi ex-situ tanaman dari dataran tinggi di Indonesia Timur.

Pada tahun 1998, Kebun raya meliputi area seluas 154,5 Ha, dan pada tahun 2001 daerah itu diperluas lagi menjadi 157,5 Ha. Beberapa koleksi spesial meliputi: anggrek, tanaman upacara, tanaman obat, kaktus, pakis, tanaman air dan pohon-pohon.

Empat fungsi utama dari Kebun Raya Bali: eksplorasi, inventarisasi dan penelitian,  konservasi dan rekreasi. Sebagai institusi pendidikan, kebun raya menawarkan sejumlah layanan ilmiah dan fasilitas untuk mendukung penelitian tanaman dan konservasi, termasuk herbarium, bank benih, perpustakaan, rumah kaca , pembibitan, dan database tanaman.

One thought on “Kebun Raya Bedugul Dan Sejarahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s