Situs Pura Gunung Kawi

Pura Gunung KawiPura Gunung Kawi terletak di jalur sungai Tukad Pakerisan, di Desa Tampaksiring, Gianyar yang memang banyak memiliki peninggalan-peninggalan situs purbakala seperti Pura Tirta Empul dan Relief Yeh Pulu.

Mengunjungi obyek wisata ini sangatlah menyenangkan karena anda bisa berolahraga dengan menuruni 320 anak tangga, serta menikmati pemandangan sawah bertingkat di sepanjang jalan menuju pura. Lokasi obyek ini terletak di dasar lembah dimana situs ini dibagi dua yaitu bagian sebelah barat dan sebelah timur sungai Pakerisan.

Apa yang menarik dari Pura Gunung Kawi ini? Tentunya nilai kepurbakalaan dan seni dari pura itu sendiri, karena pura ini diperkirakan dibangun pada abad ke-11 dengan cara mengukir dinding-dinding tebing batu padas sehingga terbentuk pahatan candi-candi yang sangat indah.

Asal-usul nama Gunung Kawi diperkirakan berasal dari kata “Gunung” yang berarti pegunungan dan kata “Kawi” yang berarti pahatan, sehingga diartikan sebagai pahatan-pahatan/candi yang dibuat ditebing gunung. Pada pahatan candi yang ada di sisi paling utara terdapat tulisan “Haji Lumah Ing Jalu“. Dari tulisan ini, disebutkan bahwa candi di sisi paling utara merupakan candi pemujaan roh suci dari Raja Udayana. Sedangkan candi yang berada di sebelahnya merupakan pemujaan untuk keempat permaisuri dan putra-putranya, Marakata, serta Anak Wungsu.

Dengan adanya abu raja Udayana dan Anak Wungsu yang berada di balik pahatan candi dinding, tak heran bila komplek pura Gunung Kawi ini disebut sebagai makam Dinasti Warmadewa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s