Agrowisata Desa Catur Kintamani

Kintamani terkenal oleh dua hasil perkebunan yaitu jeruk Kintamani dan Kopi Kintamani. Kedua hasil perkebunan tersebut sudah terkenal bahkan kopinya sudah diekspor ke mancanegara.

Salah satu desa di Kintamani Bangli yang terkenal dengan jeruk dan kopinya adalah desa Catur. Desa ini terletak 12 km barat laut dari kota kecamatan Kintamani. Desa Catur merupakan salah satu daerah dingin yang memiliki potensi alam yang sangat menarik. Desa Catur ini terletak di ketinggian 1250 m di atas permukaan laut. Desa ini memiliki luas 746 Ha tanah yang terbagi menjadi tegalan seluas 630,25 Ha, perkebunan rakyat seluas 320 Ha dan Hutan seluas 60 Ha.

Desa ini merupakan salah satu daerah yang memiliki tanah yang subur, sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa daerah ini merupakan salah satu daerah pertanian dan perkebunan terluas di Bali. Di desa catur, pertanian dan perkebunan selalu diawasi oleh dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perhutanan kecamatan Kintamani, sehingga kualitas produk pertanian yang mereka miliki selalu memiliki kualitas yang terjamin dan mampu bersaing dalam dunia perdagangan produk pertanian maupun produk olahan pertanian.

Mengunjungi desa ini anda akan menemukan perkebunan jeruk dan kopi yang sangat luas. Desa ini sangat dikenal sebagai penghasil kopi arabika yang telah dikenal di dunia, sehingga mereka memperoleh sertifikat kualitas oleh ASEAN sebagai penghasil kopi arabika yang berkualitas ekspor. Kopi yang di ekspor merupakan kopi olah basah dan olah kering yang diberi merek “ Kopi Kintamani Bali ”. Kopi ini sudah diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, Eropa, Amerika, dan Australia. Sehingga tidak dapat dipungkiri kopi tersebut sudah memiliki kualitas yang baik. Selain itu, desa ini juga dikenal sebagai desa penghasil jeruk. Jeruk yang diperoleh dari pertanian atau perkebunan di desa ini, di olah menjadi produk jadi yang berupa orange jam ataupun jus jeruk dalam kemasan botol. Dan salah satu potensi hasil pertanian yang dimiliki desa Catur adalah terong belanda yang di olah menjadi jus yang bermanfaat sebagai minuman yang berkasiat.

Saat ini desa Catur ini sudah dikembangkan menjadi desa agrowisata sehingga diharapkan para wisatawan semakin banyak yang tertarik mengunjungi desa ini apalagi ditambah dengan hasil perkebunan jeruk dan kopi yang sudah terkenal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s