Puri Agung Blahbatuh, Obyek Wisata Puri Baru Di Bali


Puri Agung Blahbatuh

Puri Agung Blahbatuh di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, terus dibenahi untuk menjadi objek wisata budaya baru yang memiliki nilai sejarah, dimana di puri ini juga tersimpan benda bersejarah berupa topeng Gajah Mada.

Puri seluas empat hektare itu sudah dibenahi dan lebih menonjolkan arsitektur tradisionalnya yang masih utuh.  Inilah nilai lebih Puri Agung Blahbatuh ini, dimana wisatawan dapat melihat keunikan arsitektur dan topeng Gajah Mada.

Puri juga diharapkan menjadi pelopor pelestarian seni, oleh sebab itu  akan berkala dilakukan pemberian penghargaan kepada seniman Bali.

Penghargaan tersebut berupa patung Gajah Mada yang bertujuan untuk membangkitkan aura topeng Gajah Mada yang tersimpan di Puri Agung Blahbatuh

Topeng Gajah Mada

Menurut penglingsir puri, aura topeng Gajah Mada sangat penting untuk dibangkitkan karena jiwa kepahlawan dari Mahapatih Majapahit itu sangat penting untuk dihormati. Gajah Mada merupakan pemersatu nusantara yang terkenal dengan sumpah Palapa-nya.

Selain topeng Gajah Mada, masih ada 20 topeng bersejarah lainnya yang tersimpan di Puri Blahbatuh. Puluhan topeng atau tapel itu,  diupacarai pada hari-hari tertentu, sehingga kesakralannya tetap terjaga.

Iklan

Keunikan Kerta Gosa Di Klungkung Bali


Kerta Gosa adalah salah satu obyek wisata andalan kabupaten Klungkung, Bali. Dibangun pada tahun 1686 oleh Dewa Agung Jambe, Taman Gili Kerta Gosa memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki obyek wisata lainnya. Kerta Gosa adalah sebuah bangunan terbuka (bale) yang secara resmi merupakan bagian dari kompleks Puri Semarapura.

Taman Gili Kertagosa

Terletak di jantung kota Semarapura Ibukota Kabupaten Klungkung, di sebelah pasar utama, Kerta Gosa telah direnovasi dan dilestarikan oleh pemerintah. Di dalam tembok dengan ukiran Bali tradisional, terdapat dua bangunan tinggi berdiri yaitu, disebut Bale Kerta Gosa dan Bale Kambang (Taman Gili). Bale Kerta Gosa merupakan sebuah bangunan tinggi di sudut kanan setelah pintu masuk, serta Bale Kambang yang lebih besar terletak di tengah dan dikelilingi oleh kolam.

Selain arsitektur bangunan yang indah, keunikan Kerta Gosa terletak di langit-langit bale yang ditutupi dengan lukisan tradisional bergaya Kamasan. Kamasan adalah sebuah desa di kecamatan Klungkung yang terkenal dengan ciri khas lukisan wayangnya. Lukisan Kamasan biasanya mengambil epik seperti Ramayana atau Mahabharata sebagai tema lukisan. Lukisan Kamasan biasanya ditemukan di Pura-Pura sebagai hiasan yang memiliki banyak arti.

Sebelumnya lukisan di langit-langit Kerta Gosa dibuat pada kain, namun pada tahun 1930 dipugar dan dicat pada eternit. Lukisan-lukisan di langit-langit Kerta Gosa menawarkan pelajaran rohani yang berharga. Jika seseorang melihat hal ini secara rinci, pada setiap bagian langit-langit menceritakan cerita yang berbeda, terdapat satu bagian yang bercerita tentang karma dan reinkarnasi, dan bagian lain menggambarkan setiap fase kehidupan manusia dari lahir sampai mati. Lukisan dibagi menjadi enam tingkatan, yang mewakili akhirat, serta yang paling atas yaitu nirwana.

Bale Kambang adalah sebuah bangunan indah di tengah kolam. Lukisan Kamasan di langit-langit menggambarkan kisah dari epik Sutasoma. Kedua sisi dari jembatan menuju bale dijaga oleh patung-patung yang mewakili karakter dari epik dengan latar belakang kolam teratai. Tema dalam lukisan menunjukkan bahwa bangunan tersebut difungsikan sebagai tempat bagi keluarga kerajaan untuk mengadakan upacara agama untuk ritual Manusa Yadnya seperti pernikahan dan upacara potong gigi.

Lukisan Wayang Kamasan Di Kertagosa

Kerta Gosa ternyata juga pernah difungsikan sebagai balai sidang pengadilan yaitu selama berlangsungnya birokrasi kolonial Belanda di Klungkung (1908-1942) dan sejak diangkatnya pejabat pribumi menjadi kepala daerah kerajaan di Klungkung (Ida I Dewa Agung Negara Klungkung) pada tahun 1929. Bahkan, bekas perlengkapan pengadilan berupa kursi dan meja kayu yang memakai ukiran dan cat prade masih ada. Benda-benda itu merupakan bukti-bukti peninggalan lembaga pengadilan adat tradisional seperti yang pernah berlaku di Klungkung dalam periode kolonial (1908-1942) dan periode pendudukan Jepang (1043-1945). Pada tahun 1930, pernah dilakukan restorasi terhadap lukisan wayang yang terdapat di Kerta Gosa dan Bale Kambang oleh para seniman lukis dari Kamasan dan restorasi lukisan terakhir dilakukan pada tahun 1960.

10 Objek Wisata Favorit Di Kabupaten Tabanan


Lambang Kabupaten Tabanan

Berikut adalah daftar 10 obyek wisata di Kabupaten Tabanan Bali yang menjadi favorit wisatawan domestik. Tentunya masih banyak objek-objek wisata lain di Tabanan yang pantas anda kunjungi.

  1. Tanah Lot: Tanah lot menjadi obyek wisata paling favorit, karena obyek wisata ini sangat ramai dikunjungi setiap harinya. Keistimewaannya adalah pantai berkarang yang sangat indah serta adanya Pura Tanah Lot diatas batu karang di tengah laut menambah keindahan pantai ini.
  2. BedugulKebun Raya Bali: Ketika anda mengunjungi Bedugul, yang pertama anda kunjungi adalah Kebun Raya yang merupakan kebun raya pertama buah karya orang Indonesia. Disamping itu anda juga bisa mengunjungi pasar tradisional Candi Kuning
  3. Pura Ulun Danu – Danau Beratan: Keindahan Danau Beratan ditambah adanya Pura Ulundanu di tengah danau menjadi pemandangan indah yang perlu anda kunjungi dan abadikan
  4. Alas Kedaton: Alas Kedaton adalah hutan lindung alami yang dihuni ratusan kera dan Kalong yang bergelantungan pada dahan-dahan pohon. Anda bisa berfoto dengan kera dan kalong disini.
  5. Jatiluwih: Desa Jati luwih merupankan areal persawahan bertingkat yang memiliki pemandangan yang sangat indah. Disini juga sudah terdapat banyak aktifitas wisata seperti rafting, cycling dan trekking yang bisa anda ikuti.
  6. Taman Pahlawan Margarana: Sebagai wujud rasa nasionalisme anda, mungkin anda bisa mengunjungi Taman Pujaan Bangsa ini yang diperuntukkan bagi pahlawan-pahlawan yang gugur pada perang puputan Margarana.
  7. Puri Agung & Puri Anyar Kerambitan: Salah satu obyek wisata Keraton yang dimiliki Tabanan, anda bisa melihat bangunan keraton selain itu anda bisa menikmati jamuan makan malam ala kerajaan, dan yang mau menikah seperti seorang pangeran/putri, anda bisa menikah di Puri Anyar Kerambitan ini, dan tentunya anda harus bayarr… 🙂
  8. Taman Kupu-Kupu: Bali Butterfly Park adalah taman yang dikhususkan untuk konservasi satwa kupu-kupu dari seluruh Indonesia dan disini anda juga bisa membeli cinderamata yang berhubungan dengan kupu-kupu.
  9. Museum Subak: Salah satu obyek wisata pendidikan yang bisa mendidik anak-anak anda yang mengajarkan tentang sistem subak dan peralatan yang digunakan pada areal persawahan di Bali
  10. Air Panas Penatahan: Jika anda sudah gerah dan capek jalan-jalan, saatnya anda berendam air panas dan kondisi anda dijamin segar kembali. Cobalah mampir kesini, lokasinya juga cukup deket kok.

Obyek wisata diatas adalah obyek wisata yang paling sering dikunjungi, disamping itu Kabupaten Tabanan menyimpan begitu banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan dan bisa menjadi destinasi favorit untuk tahun-tahun kedepan. Contohnya: Air Panas Belulang (Desa Mangesta, Penebel), Air Panas Angseri (Baturiti), Air Terjun Pujungan (Pupuan) dan masih banyak lagi yang perlu anda kunjungi di Kabupaten Tabanan ini. Belum termasuk obyek wisata pantai yang banyak dimiliki kabupaten ini.

Ada satu lagi obyek wisata baru di Kabupaten Tabanan yaitu Secret Garden Village, terletak di jalur Denpasar – Bedugul Km 36, Desa Luwus Baturiti yang merupakan obyek wisata yang memadukan wisata edukasi, wisata alam dan wisata belanja.

Selamat berlibur di Bali, semoga bisa menjadi referensi anda dan keluarga. Kalau mau paket wisata murah ke Bali, kunjungi website kami di Bali Wisata Murah

Nuansa Kerajaan Di Puri Anyar Kerambitan


Setelah puas menikmati keindahaan Puri Agung Kerambitan, sempatkan pula jalan-jalan dan menikmati suasana di Puri Anyar Kerambitan. Letaknya juga tidak jauh, karena kedua puri ini masih mempunyai hubungan darah, keturunan raja Tabanan.

Puri Anyar Kerambitan dulunya merupakan istana Kerajaan Tabanan yang dibangun pada abad ke-17. Walaupun sudah sangat lama berdirinya keadaan Puri Anyar Kerambitan ini masih terawat dengan baik dengan bentuk bangunan berciri khas Balinya. Di dalam objek wisata puri ini terdapat pula peninggalan purbakala dan lukisan-lukisan terkenal yang dibuat pada zaman kerajaan terdahulu.

Wisatawan yang berkunjung ke Puri Anyar Kerambitan akan disambut dengan berbagai macam atraksi kesenian Bali seperti Tektekan, Joged Bumbung, Andir dan Tarian Legong Leko serta dilengkapi dengan penyungguhan santap malam ala kerajaan sesuai dengan pesanan para tamu yang datang. Sehingga para wisatawan yang berkunjung akan menikmati kehidupan ala kerajaan di Puri Anyar Kerambitan ini.

Menurut Bapak Agung Ngurah Oka Silagunadha (generasi ke-9 Raja Tabanan) awal mula dibukanya puri ini menjadi objek wisata di Bali pada tahun 1967. Bermula dari ide beliau untuk membuat program penyambutan dan penyuguhan santap malam ala tamu kerajaan yang diiringi dengan kegiatan kesenian kepada para tamu yang datang. Lalu beberapa bulan kemudian setelah puri ini dibuka untuk umum banyak wisatawan lokal maupun asing yang datang mengunjungi objek wisata Puri Anyar Kerambitan. Di antara tamu yang datang tersebut, terdapat kru dari radio BBC London, televisi Perancis, televisi Jepang dan beberapa wartawan dari Eropa. Sejak saat itu objek wisata Puri Anyar Kerambitan menjadi semakin populer di manca negara untuk kunjungan wisata, acara budaya dan makan malam.

Jadi yang mau menikah di Bali dengan nuansa kerajaan (Royal Wedding) disertai jamuan makan malam (Royal Dinner), bisa langsung menghubungi Puri Anyar Kerambitan, atau bisa melalui kami ya 🙂

Puri Agung Kerambitan


Puri Agung Kerambitan terletak 6 km barat daya kota Tabanan, berada di desa dengan areal pertanian yang subur, persawahan yang hijau dan tradisi serta budaya kerajaan yang masih sangat kental terasa. Desa tersebut adalah Kerambitan, dikenal karena merupakan desa tua, bangunan istana yang indah menambah suasana asri Puri, tarian dan musik tradisional serta juga seni ukiran kayu. Di desa ini anda bisa menemukan kesusastraan klasik, Tari Legong, lukisan bertemakan wayang, ukiran baik batu maupun kayu dan tektekan (semacam orkestra tradisional) yang dipercaya mempunyai kekuatan magis. Di tempat ini juga msih terdapat bangunan-bangunan kuno dari abad ke 17 dan juga terdapat sebuah pura dari jaman neolithicus yaitu Pura Ulun Desa.

Puri Agung(Gede) Kerambitan dulunya menjadi  keraton dari kerajaan Tabanan. Dari puri ini akan lahir puri baru yang disebut Puri Anyar Kerambitan pada abad ke 17. Di puri Anyar ini selalu ada pertunjukan tari tradisional, pertunjukan musik, acara pernikahan ala kerajaan dan jamuan makan ala raja-raja. Anda yang ingin menikah di Puri Anyar Kerambitan serta melakukan jamuan makan ala kerajaan bisa menghubungi puri Anyar Kerambitan.

Puri Agung Kerambitan merupakan puri atau keraton (istana) yang besar dengan luas 2 Ha dan masih terjaga kelestariannya. Raja Anak Agung Ngurah Anom Mayun masih berkuasa sampai saat ini dimana sejak kecil beliau bersahabat dengan Bung Karno (1960-1966, karena Anak Agung Ngurah Anom Mayun memimpin misi kesenian di Istana Negara.


Di dalam komplek istana Puri Agung Kerambitan, anda dapat menikmati kebun yang indah, bangunan kuno yang masih  terawat asri dengan hiasan porselen Cina dan Belanda. Beberapa selebriti telah mengunjungi objek wisata budaya ini dan terdapat foto mereka di dinding, seperti Raja Hussein, Kurt Waldheim, David Bowie dan Mick Jagger.